LOSARIPOST.com – Kepadatan lalu lintas mulai meningkat di sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar menjelang Hari Raya Idulfitri.
Lonjakan kendaraan paling terasa pada waktu menjelang berbuka puasa hingga malam hari.
Beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan antara lain di Jalan AP Pettarani, Boulevard, Pengayoman, Letjen Hertasning, Sultan Alauddin, Urip Sumoharjo hingga Perintis Kemerdekaan. Kawasan tersebut menjadi jalur utama sekaligus pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Muh Rheza, mengatakan pihaknya menurunkan sekitar 400 personel untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada jam-jam berbuka puasa.
“Personel tetap kita turunkan seperti biasa, jumlahnya sekitar 400 orang. Memang tidak ada penambahan karena keterbatasan, tapi pengaturan shift kita perpanjang untuk membantu penguraian kemacetan,” ujar Rhez, Sabtu 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pengawasan lalu lintas selama Ramadan difokuskan pada dua bidang utama, yakni pengaturan arus kendaraan dan pengendalian parkir di sejumlah titik keramaian.
Menurutnya, kedua tim tersebut bekerja bersamaan terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti area kuliner dan lokasi penjualan takjil.
Rheza mengakui lonjakan kendaraan menjelang waktu berbuka puasa menjadi salah satu faktor utama kemacetan. Aktivitas masyarakat yang berburu takjil maupun berbuka puasa bersama menyebabkan peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan.
Selain itu, parkir kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan juga memperparah kondisi lalu lintas.
“Penyebabnya karena parkir kendaraan di sekitar jualan takjil. Tenda-tenda pedagang sering keluar sampai ke badan jalan sehingga kendaraan yang parkir ikut melebar dan mempersempit ruang lalu lintas,” jelasnya.
Dishub Makassar pun mengintensifkan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan selama Ramadan guna meminimalisasi kepadatan kendaraan, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...