Fenomena Nama Din Warnai Pilket RT di Manggala

Fenomena Nama Din Warnai Pilket RT di Manggala
Suasana Pemilahan Ketua RT di Makassar

LOSARIPOST.com, MAKASSAR — Pemilihan Ketua RT serentak di Kota Makassar berlangsung santai dan kondusif, pada Rabu 3 Desember 2025.

Hingga malam hari, sejumlah kelurahan masih merampungkan rekapitulasi suara, sementara proses di lapangan berjalan tanpa gangguan berarti.

Namun dari balik situasi yang relatif tenang itu, sebuah kejadian unik muncul di Kelurahan Manggala, tepatnya di ORW 11 kawasan yang dikenal kerap tergenang banjir saat musim hujan. Dari lima RT yang menggelar pemungutan suara, seluruh pemenangnya memiliki kesamaan yang mencuri perhatian, nama mereka berakhiran 'din'.

Daftar hasilnya pun membuat warga tersenyum karena polanya begitu seragam, RT 001 bernama Syarifuddin, RT 002 Kamaruddin, RT 003 Sainal Abidin, RT 004 Sarifuddin Jack dan RT 005 Jamaluddin.

Salah satu warga ORW 11 Lina bahkan menanggapi kejadian ini dengan nada bercanda. “Kalau bukan ‘din’, kayaknya tidak menang di sini,” ujarnya sembari tertawa, merujuk pada tren nama yang kebetulan menyapu bersih kemenangan di seluruh TPS.

Fenomena tersebut kemudian menjadi obrolan hangat di lingkungan sekitar, menambah warna tersendiri dalam pelaksanaan Pilket RT yang umumnya berlangsung sederhana. Meski demikian, substansi pemilihan tetap berjalan sesuai aturan, dengan partisipasi warga yang cukup tinggi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya menegaskan bahwa pemilihan RT serentak ini adalah bagian dari upaya memperkuat demokrasi di tingkat paling dasar. 

“Kita ingin warga terlibat langsung memilih pemimpin lingkungannya. Demokrasi dimulai dari rumah, dari lorong-lorong,” katanya dalam beberapa kesempatan sosialisasi Pil-RT.

Setiap Kepala Keluarga yang terdaftar dalam DPT memiliki hak suara penuh untuk menentukan ketua RT di lingkungannya. Setelah seluruh ketua RT terpilih, barulah pemilihan RW digelar, di mana para ketua RT baru akan menjadi pemilih.

Bagi warga Manggala, khususnya ORW 11, Pilket RT tahun ini bukan hanya rutinitas administratif, tetapi juga momentum kebersamaan yang menghadirkan cerita-cerita kecil yang menyenangkan. 

“Yang penting aman, lancar, dan kita bisa ketawa bareng,” ujar warga lain Yuni yang ikut menyaksikan proses penghitungan suara.

Dengan kejadian unik ini, Pilket RT Makassar 2025 kembali menunjukkan bagaimana demokrasi akar rumput tidak hanya hidup, tetapi juga penuh nuansa santai dan kedekatan sosial yang menjadi ciri khas perkampungan kota.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...