LOSARIPOST.com, TAMIANG — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengirimkan tim tahap pertama beserta bantuan logistik untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak bencana di Aceh–Sumatera.
Sebanyak 10 personel diberangkatkan pada Rabu dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00, pada Kamis (11/12/2025).
Tim dibagi dalam dua titik penugasan, empat orang ditempatkan di Kota Langkat, sementara enam lainnya melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi wilayah dampak terberat.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa tim ini tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga bertugas membantu evakuasi, penyelamatan, serta pekerjaan pemulihan awal seperti pembersihan dan penanganan infrastruktur dasar.
Menurut Fadli, tim berangkat menggunakan pesawat menuju Medan dan kemudian melanjutkan perjalanan darat ke wilayah Langsa dan Aceh Tamiang.
Berdasarkan laporan assessment awal, situasi di Tamiang masih cukup berat dan belum mendapatkan penanganan pemulihan secara optimal. Hal ini membuat BPBD Makassar memutuskan memusatkan dukungan di wilayah tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BPBD setempat. Kami sepakat bahwa fokus bantuan diarahkan ke Tamiang karena di sanalah kebutuhan paling mendesak,” tegasnya.
Pengiriman 10 personel ini merupakan tahap pertama, dan akan disusul dengan gelombang berikutnya sesuai kebutuhan lapangan. Tim tambahan dari Pemerintah Kota Makassar, termasuk unsur kesehatan, dapat diberangkatkan setelah Wali Kota menerima laporan assessment lengkap dari BPBD.
“Assessment ini akan menjadi dasar bagi Wali Kota dalam menentukan bantuan lanjutan. Prinsipnya, bantuan harus tepat sasaran dan diarahkan ke daerah yang paling membutuhkan,” ujar Fadli.
Ia mengungkapkan bahwa Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin telah menginstruksikan pengumpulan dana dan persiapan logistik tambahan. Bantuan tahap berikutnya ditargetkan dikirim paling lambat minggu depan, mencakup kebutuhan makanan hingga peralatan pemulihan.
"Insyallah bisa terkumpul Minggu depan, pak wali ingin ada hasil asesmen agar bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak," jelasnya.
Saat ini katanya, bantuan yang dibawa oleh BPBD Makassar dibeli langsung di Medan untuk mempercepat distribusi, dengan jumlah belum terlalu banyak. Pasalnya tim yang dikirim fokus pada asesmen.
“Jumlahnya tidak terlalu besar karena fokus utama kami adalah penugasan personel untuk assessment dan operasi lapangan,” Pungkasnya.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...