LOSARIPOST.com – Ketua Pengurus Wilayah Indonesia Bagian Timur Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Sulaiman Syamsuddin, berharap Makassar tidak hanya menjadi pusat sekretariat organisasi, tetapi juga berkembang sebagai lokasi penyelenggaraan pendidikan profesi kurator bagi kawasan Indonesia Timur.
Harapan tersebut disampaikan usai peresmian Sekretariat Pengurus Wilayah Indonesia Bagian Timur AKPI di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu 1 Agustus 2026.
Sulaiman menjelaskan, perubahan nomenklatur dari Koordinator Wilayah menjadi Pengurus Wilayah Indonesia Bagian Timur merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi yang mencakup seluruh kawasan timur Indonesia.
Menurutnya, Makassar dipilih sebagai lokasi sekretariat pertama karena memiliki posisi strategis sebagai pusat Pengadilan Niaga yang melayani perkara kepailitan dan PKPU di Indonesia Timur.
"Selama ini AKPI sudah lama berdiri, tetapi sekretariat wilayah baru pertama kali diresmikan dan Makassar menjadi yang pertama. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami di wilayah Indonesia Timur," katanya.
Ia mengungkapkan, salah satu kebutuhan terbesar anggota saat ini adalah penyelenggaraan pendidikan kurator di Makassar. Selama ini program pendidikan profesi masih banyak dipusatkan di Jakarta dan Surabaya sehingga peserta dari Indonesia Timur harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih besar.
Karena itu, pihaknya telah mengusulkan kepada pengurus pusat agar Makassar masuk dalam daftar kota penyelenggara pendidikan kurator pada masa mendatang.
Menanggapi usulan tersebut, Sekretaris Jenderal AKPI, Resha Agriansyah, mengatakan peluang tersebut tetap terbuka. Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan perkembangan jumlah peserta dan kebutuhan organisasi.
"Kami akan melihat perkembangannya. Setelah pendidikan angkatan terakhir dilaksanakan di Jakarta dan Surabaya, bukan tidak mungkin ke depan daerah lain seperti Medan ataupun Makassar dapat menjadi lokasi penyelenggaraan pendidikan apabila memenuhi kebutuhan dan kesiapan," ujar Resha.
Ia berharap kehadiran sekretariat wilayah menjadi langkah awal memperkuat pengembangan profesi kurator di Indonesia Timur, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi lahirnya tenaga profesional baru dari kawasan tersebut.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...