LOSARIPOST.com – Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, mengingatkan seluruh kader dan anggota legislatif Gerindra agar tidak terlena dengan capaian politik yang telah diraih partai saat ini.
Menurutnya, keberhasilan Gerindra memenangkan kontestasi politik hingga mengantarkan kadernya memimpin pemerintahan nasional bukan alasan untuk mengurangi semangat perjuangan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi Gerindra se-Sulawesi Selatan di Hotel Arthama, Makassar, Rabu 2 September 2026.
Ia menilai para anggota DPRD Gerindra harus mulai mempersiapkan diri sejak dini menghadapi agenda politik berikutnya. Upaya mempertahankan kursi maupun naik ke jenjang politik yang lebih tinggi membutuhkan kerja yang konsisten dan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
“Jangan terlalu terlena dengan kursi empuk itu. Ini sudah masuk tahun kedua, artinya waktu yang tersisa tidak banyak,” ujar Darmawangsyah.
Wakil Bupati Gowa itu menjelaskan, kader yang memiliki target maju ke DPR RI harus mulai membangun kerja politik setidaknya tiga tahun sebelum Pemilu. Sementara mereka yang ingin mempertahankan kursi di DPRD provinsi juga harus mulai bergerak lebih awal.
Menurutnya, posisi Gerindra sebagai partai pemenang justru menuntut para kader bekerja lebih keras untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Jangan berpikir karena kita sudah menang dan punya presiden maka perjuangan selesai. Justru sekarang tantangannya lebih besar karena masyarakat menaruh harapan kepada kita,” katanya.
Darmawangsyah menegaskan, seluruh kader wajib menunjukkan kinerja nyata di tengah masyarakat. Kehadiran anggota legislatif harus dirasakan manfaatnya oleh konstituen yang telah memberikan dukungan pada Pemilu lalu.
Ia juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap partai. Baginya, setiap kader harus memahami bahwa posisi yang diraih saat ini tidak lepas dari perjuangan dan dukungan Partai Gerindra.
“Perintah partai adalah segala-galanya. Kita berada di posisi ini karena partai, sehingga ketika ada panggilan partai, itu harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Darmawangsyah turut berbagi pengalaman pribadi saat mendapat penugasan dari partai pada Pilkada Gowa. Ia mengaku sempat kecewa karena hanya ditugaskan sebagai calon wakil bupati, sementara sejumlah kader lain memperoleh rekomendasi sebagai calon bupati.
Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah berpikir meninggalkan Gerindra hanya karena keputusan partai tidak sesuai dengan keinginannya.
“Kecewa itu manusiawi. Tetapi apakah saya akan meninggalkan Gerindra? Tidak. Karena bagi saya komitmen kepada partai harus dijaga,” ujarnya.
Selain memberikan arahan politik, Bimtek tersebut juga menjadi sarana peningkatan kapasitas anggota DPRD Fraksi Gerindra se-Sulsel. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan media sosial, pengelolaan keuangan dan aset daerah, hingga penguatan fungsi pengawasan.
Darmawangsyah mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempertajam pemahaman legislator terhadap tugas, pokok, dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat.
“Selain pendalaman materi, ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memastikan seluruh kader tetap bergerak di daerah masing-masing,” katanya.
Bimtek diikuti 115 dari 116 anggota DPRD Fraksi Gerindra se-Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi internal untuk memetakan kondisi kader sekaligus memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.
Di tengah kebijakan efisiensi yang berdampak pada keuangan daerah, Darmawangsyah turut mengingatkan para legislator agar tetap menjaga integritas dan semangat melayani masyarakat.
“Kondisi saat ini memang tidak mudah. Tetapi saya minta seluruh anggota DPR tetap tangguh, menjaga integritas, dan tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...