Milad ke-63, Unismuh Makassar Pamer Lonjakan Prestasi dan Perkuat Arah Menuju Kampus Global

Milad ke-63, Unismuh Makassar Pamer Lonjakan Prestasi dan Perkuat Arah Menuju Kampus Global
Istimewa

LOSARIPOST.com - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menandai usia ke-63 tahun dengan menampilkan deretan capaian strategis di tingkat nasional maupun internasional dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Balai Sidang Muktamar, Jumat 19 Juni 2026.

Momentum milad tersebut sekaligus menjadi ajang refleksi perjalanan kampus sejak berdiri pada 19 Juni 1963, sekaligus penegasan arah pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berkelas dunia dengan penguatan riset, tata kelola, dan jejaring global.

Rektor Unismuh Makassar, Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa kampus kini memasuki fase penguatan transformasi menuju universitas riset yang berdaya saing internasional.

“Menuju Research University dan International Reputable University menjadi dorongan bagi kami untuk memperkuat sistem dan kepemimpinan di periode ini,” kata Rakhim.

Dari sisi reputasi global, Unismuh berhasil menembus sejumlah pemeringkatan internasional, di antaranya Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025 pada rentang 1001–1500 dunia, serta masuk dalam THE World University Rankings 2026. Kampus ini juga tercatat berada pada posisi 1201–1300 dalam QS World University Rankings Asia.

Capaian tersebut menempatkan Unismuh sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang mulai diperhitungkan dalam peta pendidikan tinggi global.

Di tingkat nasional, Unismuh menempati peringkat 16 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dalam THE Impact Rankings, sekaligus berada di posisi 4 di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). 

Kampus ini juga menjadi satu-satunya PTS dari kawasan Indonesia Timur yang masuk dalam pemeringkatan tersebut.

Selain aspek akademik, Unismuh turut menonjol dalam isu keberlanjutan lingkungan. Melalui UI GreenMetric, kampus ini mencatat peringkat 4 nasional dan 20 dunia pada kategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau, yang menunjukkan komitmen terhadap pembangunan kampus berwawasan lingkungan.

Internasionalisasi kampus juga terus diperluas. Hingga tahun 2026, Unismuh telah menjalin 90 kerja sama aktif dengan institusi dari 41 negara, mencakup program joint research, pertukaran mahasiswa dan dosen, visiting professor, hingga program KKN dan summer course internasional.

Berbagai program khas seperti MACCA, PANRITA, MALEBBI, MACORA, MAKERRA, serta BIPA turut menjadi bagian dari strategi penguatan daya saing global kampus.

Saat ini, Unismuh juga menampung 388 mahasiswa asing dari tujuh negara yang berkontribusi dalam memperkaya atmosfer akademik dan interaksi lintas budaya di lingkungan kampus.

Dari sisi akademik internal, jumlah program studi Unismuh meningkat signifikan dari 58 menjadi 73 prodi dalam satu tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 30 program studi telah berstatus Unggul, disusul program lain dengan akreditasi A, Baik Sekali, dan Baik, termasuk sejumlah prodi baru yang telah memperoleh akreditasi awal.

Capaian ini semakin diperkuat dengan predikat Akreditasi Institusi Unggul yang telah diraih sebelumnya.

Unismuh juga mengusung konsep pengembangan I-GIFt (Integrated, Green, Islamic, and Futuristic) sebagai arah transformasi institusi. Konsep ini menjadi dasar penguatan tata kelola, pengembangan riset, dan orientasi keberlanjutan kampus.

Rektor menegaskan bahwa pendekatan tersebut menjadi komitmen untuk menyatukan nilai keislaman, modernisasi sistem, serta visi masa depan kampus.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, memberikan apresiasi atas perkembangan Unismuh yang dinilai semakin menunjukkan daya saing di level nasional dan internasional.

Ia menekankan agar pencapaian tersebut tidak berhenti pada aspek peringkat semata, melainkan berdampak langsung pada masyarakat.

“Unismuh harus terus berkembang sebagai pusat keunggulan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Agus juga menekankan pentingnya memastikan reputasi internasional kampus tercermin dalam kualitas pembelajaran, riset kolaboratif, serta kontribusi nyata bagi publik.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...