LOSARIPOST.com – SMA Bosowa School Makassar kembali melanjutkan rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada hari kedua, Kamis 27 Agustus 2026.
Mengusung tema “The Future Leader for The Better World”, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk memperluas wawasan kepemimpinan sekaligus mengasah kemampuan berorganisasi sebagai bekal menghadapi masa depan.
Pada hari kedua, para siswa mendapat materi bertajuk “Organisasi sebagai Laboratorium Pemimpin untuk Khalifah Bumi” yang disampaikan Murniati, S.Ag. Karaeng Matarring.
Murniati merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Sulawesi Selatan, Kepala TK Miftahul Ilmi, sekaligus Wakil Direktur Nasional LPKS DPP BKPRMI.
Dalam pembekalan tersebut, siswa diajak memahami bahwa organisasi bukan sekadar tempat untuk menjalankan kegiatan maupun program kerja.
Organisasi juga dapat menjadi ruang belajar yang membentuk karakter serta melatih kemampuan kepemimpinan secara langsung melalui berbagai pengalaman.
Melalui keterlibatan dalam organisasi, siswa dapat belajar bekerja sama, membangun komunikasi, menyusun strategi, menyelesaikan persoalan, mengambil keputusan, hingga bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Berbagai pengalaman tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun karakter seorang pemimpin. Siswa tidak hanya dituntut mampu memimpin orang lain, tetapi juga memahami bagaimana menjadi anggota tim yang mampu bekerja secara efektif.
Murniati turut mengajak para siswa memahami konsep khalifah fil ardh, yakni manusia yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengelola, serta memberikan kemanfaatan bagi kehidupan di bumi.
Konsep tersebut kemudian dikaitkan dengan peran siswa dalam organisasi. Setiap keputusan dan tindakan yang diambil, kata dia, memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.
Karena itu, seorang pemimpin perlu mampu mempertimbangkan kepentingan bersama, menghargai perbedaan pendapat, serta menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Organisasi adalah tempat belajar yang sangat nyata. Di dalamnya, kita tidak hanya belajar bagaimana memimpin, tetapi juga belajar bagaimana menjadi anggota tim yang baik, menghargai orang lain, menyelesaikan persoalan, dan bertanggung jawab terhadap amanah,” ujar Murniati dalam sesi pembekalan.
Sesi tersebut juga mendorong siswa agar tidak ragu untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.
Menurut Murniati, setiap pengalaman yang diperoleh dalam organisasi, baik berupa keberhasilan maupun tantangan, dapat menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan karakter kepemimpinan siswa.
Melalui LDKS, SMA Bosowa School Makassar berharap siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab yang kuat sebagai calon pemimpin masa depan.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...