Gerindra Sulsel Bidik Tambahan Kursi pada Pemilu 2029, AIA Siap Mundur Jika Target Gagal

Gerindra Sulsel Bidik Tambahan Kursi pada Pemilu 2029, AIA Siap Mundur Jika Target Gagal
Istimewa

LOSARIPOST.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memasang target ambisius menghadapi Pemilu 2029.

Selain mempertahankan kemenangan partai, Gerindra Sulsel membidik peningkatan jumlah kursi legislatif di semua tingkatan.

Target tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sulsel yang digelar di UpperHills Convention Center, Makassar, Selasa 4 Agustus 2026.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, jajaran pengurus pusat, pengurus DPD dan DPC, anggota Fraksi Gerindra DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota, hingga pengurus tingkat kecamatan.

Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengatakan Rakorda menjadi titik awal konsolidasi untuk menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. Menurutnya, seluruh struktur partai diminta mulai bekerja sejak dini agar target peningkatan kursi dapat tercapai.

AIA mengungkapkan, capaian Gerindra di Sulawesi Selatan pada Pemilu 2024 menjadi modal untuk memasang target yang lebih tinggi.

Saat itu, perolehan kursi DPR RI meningkat dari tiga menjadi lima kursi, DPRD Sulsel dari 11 menjadi 13 kursi, sedangkan kursi DPRD kabupaten/kota bertambah dari 97 menjadi 107 kursi.

"Kami optimistis bisa meningkatkan jumlah kursi DPR RI dan memperkuat posisi di DPRD. Target kami minimal memiliki pimpinan atau wakil pimpinan DPRD di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan," ujarnya.

Tak hanya berbicara soal penambahan kursi, AIA juga menegaskan komitmen Gerindra Sulsel untuk kembali memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada Pemilu 2029.

Menurutnya, seluruh kader harus menjadikan kemenangan partai dan keberhasilan mengawal program pemerintahan sebagai satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Dalam kesempatan itu, AIA menyatakan siap mempertanggungjawabkan target yang telah dipasang. Ia bahkan mengaku bersedia meletakkan jabatan apabila Gerindra Sulsel gagal meningkatkan capaian politiknya pada Pemilu 2029.

"Kalau pada Pemilu 2029 nanti Gerindra Sulsel tidak menunjukkan peningkatan dari capaian saat ini, saya siap mengundurkan diri sebagai Ketua DPD," tegasnya.

AIA juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, Dasco selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi Gerindra di Sulawesi Selatan.

"Beliau selalu memberikan dukungan kepada DPD Gerindra Sulsel sejak kami dilantik pada 2019. Bahkan beliau ikut mengawal perjuangan kami hingga berhasil memenangkan Bapak Prabowo Subianto di Sulawesi Selatan," katanya.

Rakorda tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan surat keputusan kepada tujuh kepengurusan DPC yang baru. Sejumlah kepala daerah yang diusung Gerindra turut dipercaya memimpin DPC di daerah masing-masing.

Selain itu, seluruh DPC diminta segera memiliki sekretariat permanen sebagai bagian dari penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengapresiasi antusiasme kader yang mengikuti Rakorda.

Ia menilai penyegaran kepengurusan akan menjadi energi baru dalam memperkuat kerja-kerja partai di Sulawesi Selatan.

"Tadi kita sudah melaksanakan Rakorda. Seluruh kader sangat bersemangat, kemudian juga dilakukan penyerahan beberapa SK kepengurusan DPC yang baru. Saya pikir dengan semangat baru ini Gerindra Sulawesi Selatan akan mengalami perkembangan yang signifikan," ujar Dasco.

Ia memastikan seluruh jajaran Partai Gerindra mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan fokus pada peningkatan kekuatan organisasi dan kemenangan partai.

"Yang jelas kami mempersiapkan pemenangan Partai Gerindra pada 2029 dan berbagai agenda strategis lainnya," pungkasnya.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...