LOSARIPOST.com - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di sejumlah titik di Kota Makassar.
Menurutnya, momentum turnamen sepak bola tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Meski mendukung antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan secara bersama-sama, Munafri menegaskan aparatur sipil negara (ASN) tetap harus menempatkan tanggung jawab pelayanan publik sebagai prioritas utama.
“Silakan mau nonton bareng, silakan. Di beberapa tempat juga sudah kami fasilitasi. Tapi semua harus tahu hak dan kewajibannya sebagai ASN,” kata Appi, Jumat 19 Juni 2026.
Ia mengingatkan agar agenda pertandingan tidak memengaruhi kedisiplinan pegawai pemerintah, terutama terkait kehadiran dan pelaksanaan tugas di lingkungan kerja.
Menurut Appi, euforia Piala Dunia seharusnya tidak dijadikan alasan untuk terlambat masuk kantor atau menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Masa iya sih Piala Dunia lebih penting daripada pekerjaan? Jangan dong. Kecuali kalau hari libur ya silakan nonton, tetapi jangan Piala Dunia ini menjadi alasan untuk tidak masuk kantor atau terlambat bangun,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar melihat kegiatan nobar memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.
Kehadiran masyarakat di lokasi kegiatan dinilai dapat menciptakan ruang usaha baru bagi pedagang dan pelaku UMKM di sekitar area penyelenggaraan.
Appi berharap momentum turnamen dunia tersebut mampu memperkuat perputaran ekonomi lokal dan membuka peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat.
“Kita berharap hadirnya Piala Dunia ini bisa menghidupkan ekonomi, terutama UMKM. Orang-orang bikin nonton bareng sehingga bisa melaksanakan kegiatan ekonomi,” ujarnya.
Selain aspek ekonomi, pemerintah juga mengingatkan agar penyelenggaraan nobar dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Penyelenggara diminta memperhatikan ketentuan terkait hak siar dan kewajiban lain yang berkaitan dengan penggunaan tayangan resmi agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Pemkot Makassar berharap kegiatan nobar dapat menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi tanpa mengganggu aktivitas pelayanan publik.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...