PSSI Ungkap Dukungan Presiden untuk Perebutan Status Tuan Rumah FIFA ASEAN

PSSI Ungkap Dukungan Presiden untuk Perebutan Status Tuan Rumah FIFA ASEAN
Istimewa

LOSARIPOST.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pemerintah mendukung upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026.

Dukungan tersebut, kata Erick, disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menerima jajaran PSSI di Hambalang, Jawa Barat. Pemerintah disebut siap memperkuat proses pengajuan Indonesia kepada FIFA.

“Bapak Presiden mendukung dan akan menyiapkan surat agar Indonesia memiliki peluang dipilih oleh FIFA sebagai tuan rumah. Saya juga diminta segera berkoordinasi dengan kementerian terkait,” ujar Erick usai pertemuan, Jumat 19 Juni 2026.

Menurut Erick, peluang menjadi penyelenggara turnamen regional itu dipandang bukan hanya soal agenda olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan posisi Indonesia di level sepak bola internasional.

Selain membahas pencalonan tuan rumah, pertemuan tersebut juga menyoroti arah pengembangan Tim Nasional Indonesia dalam jangka panjang. 

Erick menyebut Presiden memberikan perhatian besar terhadap kesiapan skuad Merah Putih menghadapi agenda menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Ia menegaskan pemerintah mendukung seluruh program yang dijalankan PSSI, terutama yang berkaitan dengan pembangunan tim nasional dan persiapan kompetitif menghadapi babak kualifikasi yang akan dimulai pada September tahun depan.

“Tadi Coach John juga ditanya bagaimana persiapan ke depan dan apa yang dibutuhkan. Presiden menegaskan seluruh program PSSI untuk pengembangan tim nasional harus dijaga dan dipersiapkan secara maksimal, apalagi menuju kualifikasi 2030,” kata Erick.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan timnya tengah menyiapkan diri menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat.

John menilai turnamen AFF dan FIFA ASEAN menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas permainan, memperkaya pengalaman bertanding pemain, sekaligus mengukur kesiapan tim sebelum memasuki target yang lebih besar.

“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur. Itu menjadi langkah penting yang harus kami ambil dan membawa pulang trofi,” ujar John.

Ia menambahkan seluruh elemen tim saat ini berfokus penuh membangun fondasi menuju ambisi tampil di Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi besar yang terus dijaga dalam setiap tahapan persiapan.

“Presiden adalah satu dari 280 juta masyarakat yang ingin melihat Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Semua yang kami lakukan setiap hari diarahkan untuk mewujudkan target itu karena dampaknya akan sangat besar bagi negara ini,” ujar John.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...