10.401 Mahasiswa Baru Unhas Mulai Kehidupan Kampus, Integritas Jadi Bekal Utama

10.401 Mahasiswa Baru Unhas Mulai Kehidupan Kampus, Integritas Jadi Bekal Utama
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa. Ist

LOSARIPOST.com – Sebanyak 10.401 mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai tahapan awal kehidupan perguruan tinggi melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Kegiatan yang berlangsung di JK Arenatorium GOR Unhas, Selasa 11 Agustus 2026, menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami tuntutan dan tanggung jawab selama menempuh pendidikan tinggi.

PKKMB tahun ini mengangkat tema "Tumbuh dengan Inovasi, Bergerak dengan Sinergi, Berdampak untuk Negeri".

Tema tersebut menjadi pijakan untuk mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan berkolaborasi, serta keberanian menciptakan inovasi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof Muhammad Ruslin mengatakan, ribuan mahasiswa baru tersebut diterima melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Jalur Mandiri.

Dari total mahasiswa baru tersebut, 3.309 orang diterima melalui SNBP, 5.273 melalui SNBT, dan 1.819 mahasiswa melalui jalur Mandiri.

Menurut Ruslin, jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur Mandiri sengaja tidak dimaksimalkan meski perguruan tinggi memiliki kewenangan menerima hingga 50 persen mahasiswa melalui jalur tersebut.

"Untuk Jalur Mandiri, walaupun kami diberikan kewenangan menerima hingga 50 persen, Unhas hanya menerima 17,49 persen saja. Proses penerimaan ini kami laksanakan secara independen, dengan mekanisme seleksi yang dirancang untuk menjaring calon mahasiswa berkualitas," jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa mengingatkan mahasiswa baru bahwa keberhasilan menembus perguruan tinggi negeri bukanlah akhir dari perjuangan.

Menurut Prof JJ, tantangan sebenarnya justru dimulai ketika mahasiswa menjalani proses perkuliahan. Karena itu, mahasiswa diminta membangun kebiasaan belajar yang konsisten, disiplin, bertanggung jawab, serta mematuhi ketentuan akademik.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap integritas mahasiswa. Pelanggaran akademik, kata dia, dapat menghambat perjalanan pendidikan sehingga mahasiswa perlu menjaga sikap sejak awal.

"Kalian sudah berjuang untuk masuk Unhas. Jangan berhenti di tengah jalan. Selesaikan pendidikan dengan baik. Jangan sampai ada yang drop out karena persoalan akademik, dan jangan melakukan pelanggaran akademik. Jaga integritas sejak awal," pesan Prof JJ.

Selain menyelesaikan pendidikan, mahasiswa baru juga didorong memiliki keberanian untuk berkompetisi. Menurut Jamaluddin, capaian mahasiswa Unhas selama ini menjadi bukti bahwa mahasiswa dari Indonesia Timur memiliki kemampuan yang sama untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Tradisi juara di kampus ini hadir untuk menghapus rasa minder anak daerah. Ini adalah bukti bahwa kapasitas mahasiswa di luar Pulau Jawa itu setara, kita mampu memimpin di kancah nasional dan siap berkompetisi di level dunia," ujarnya.

Pesan serupa disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto melalui video yang ditayangkan dalam rangkaian PKKMB.

Ia meminta mahasiswa tidak takut menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. Perguruan tinggi, kata Brian, harus menjadi tempat mahasiswa mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri agar mampu memberikan manfaat bagi lingkungan.

"Mahasiswa harus berani melangkah, mampu bertransformasi secara cepat dan adaptif, serta menghasilkan dampak nyata. Proses itu dimulai sejak PKKMB sebagai momentum awal mengenal kehidupan perguruan tinggi dan beradaptasi dengan lingkungan akademik," katanya.

PKKMB menjadi bagian dari proses transisi mahasiswa dari jenjang pendidikan menengah menuju perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan berbagai pembekalan terkait lingkungan akademik, budaya kampus, hingga peran mahasiswa dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi.

Pelaksanaan PKKMB tingkat universitas tahun ini dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan siang. Peserta merupakan mahasiswa baru program sarjana dan sarjana terapan.

Sementara mahasiswa baru program pascasarjana dijadwalkan mengikuti PKKMB pada Kamis 13 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Baruga AP Pettarani Unhas.

Adapun 10.401 mahasiswa baru program Sarjana dan Sarjana Terapan Unhas tersebar di 17 fakultas dan program vokasi.

Rinciannya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 868 mahasiswa, Hukum 628, Kedokteran 610, Teknik 1.634, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 801, serta Ilmu Budaya 994 mahasiswa.

Selanjutnya Fakultas Pertanian menerima 658 mahasiswa, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 694, Peternakan 427, Kedokteran Gigi 251, dan Kesehatan Masyarakat 494 mahasiswa.

Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan memiliki 549 mahasiswa baru, Kehutanan 474, Farmasi 188, Keperawatan 288, Teknologi Pertanian 320, serta Vokasi sebanyak 523 mahasiswa.

Dengan dimulainya PKKMB, Unhas berharap mahasiswa baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan, tetapi juga membangun karakter yang kuat untuk menghadapi perjalanan akademik hingga nantinya berkontribusi di tengah masyarakat.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...